Senin, 21 April 2014
SKP Kelas I Timika musnahkan 3 ekor anjing asal Manado dan Maluku, serta 4 ekor merpati yang masuk melalui pelabuhan laut Pomako Timika dan tidak disertai dokumen Karantina. Hewan tersebut dilarang masuk ke Papua yang bebas rabies dan flu burung (21/1).  --+|+--  BKP Kelas II Cilegon kembali gagalkan 600 kg Daging Celeng asal Bengkulu dan rencana akan diturunkan di Bekasi Timur dengan menggunakan Bus Putra Raflesia (BD 7913 AP). Daging tersebut tidak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan. (21/1)  --+|+--  SKP Kelas II Bangkalan bersama Polres Sampang gagalkan pemasukan 611 kg Daging Hati Sapi ex Impor tanpa dokumen sertifikasi sanitasi yang akan dipasarkan di Madura. Kondisinya hampir busuk. Saat ini dalam penyidikan PPNS Karantina Bangkalan (13/1).  --+|+--  
   
 
 
 
Bhakti Karantina
 
 
Video Karantina
Lihat Lainnya..
 
 
Siaran Pers
KARANTINA TIDAK MENAHAN SAPI SIAP POTONG
Selengkapnya
 
 
F.A.Q
Q : Apa yang dimaksud dengan Karantina Pertanian?
Q : Apa saja produk pertanian yang harus dilaporkan dan / atau diperiksa ke petugas Karantina Pertanian?
Q : Dalam kondisi seperti apa produk pertanian (komoditas wajib periksa karantina pertanian) tersebut harus dilaporkan ke karantina?
Q : Mengapa harus dikarantinakan, apa tujuannya?
 
Selengkapnya >>
 
 
Customer Service
Yahoo Messanger  Yahoo Messanger
Hewan - Tumbuhan
Layanan pada hari dan jam kerja
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Visitor
 
Hari Ini Hari Ini : 1250
Kemarin Kemarin : 1147
Minggu Ini Minggu Ini : 12143
Bulan Ini Bulan Ini : 30234
Bulan Kemarin Bulan Lalu : 152575
 
Server Status
OS : Linux c
PHP : 5.3.1-
MySQL : 5.1.0
 
 
MEMBANGUN KEPATUHAN INTERNAL BBKP TANJUNG PRIOK
Date Posting Tanggal Posting : 19 Agustus 2013 Written By Penulis : arief

Dalam rangka pembinaan pegawai karantina pertanian, Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Tanjung Priok mengadakan kegiatan pembinaan pegawai lingkup BBKP Tanjung Priok di Puri Avia Resort Bogor selama 2 hari (17-18 Agustus 2013), kegiatan ini dihadiri oleh 244 Pegawai.

 Kegiatan ini diisi dengan pemberian materi dari Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian, Inspektur IV dan Inspektur Investigasi - Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian. Para Narasumber dalam penyampaiannya menekankan pentingnya integritas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai PNS, selain dari pada itu perlu adanya peningkatan diri baik secara teknis sebagai PNS yang professional, juga peningkatan mental sebagai aparatur Negara yang baik dan bermoral sebagai contoh dan teladan bagi masyarakat.

 Pada sesi yang ke-2, BBKP Tanjung Priok menghadirkan narasumber dari Sekretaris Badan Karantina Pertanian, Kepala Pusat KH dan Kehani, Kepala Pusat KT dan Kehati, Kepala Pusat KKIP. Dalam pemaparannya Narasumber menyampaikan visi dari Karantina yang Tangguh dan Terpercaya, perlu SDM yang tangguh dari segala hal baik dari teknis dan gangguan-gangguan yang dapat merusak martabat PNS, kemudian SDM yang terpercaya tidak melakukan hal-hal yang tidak baik, seperti melakukan pungutan liar, gratifikasi, korupsi dan lainnya yang dapat merusak sistem Reformasi Birokrasi yang sedang dibangun. Narasumber juga memberikan waktu yang cukup untuk berdiskusi segala permasalahan yang ada di dalam pelaksanaan tugas lingkup BBKP Tanjung Priok. Para narasumber menyambut sangat baik terhadap kegiatan ini, dan perlu dilakukan secara regular per periode waktu.


Selain pemberian materi dari Narasumber, kegiatan membangun kepatuhan internal ini juga di isi dengan kegiatan outbond untuk meningkatkan solidaritas dan kebersamaan antar sesama PNS di BBKP Tanjung Priok. (beniawan)

foto kegiatan:

 
Persuratan
 
HPHK OPTK
 
Grafik
 
 
Media Quaranta
 
Agenda Kegiatan
Rapat Kerja Nasional Badan Karantina Pertanian T.A. 2014
Rapat Kerja Nasional Badan Karantina Pertanian T.A. 2014 diselenggarakan pada 8 - 10 Januari 2014 di Ina Garuda Hotel, Convention & Business, Yogyakar
Seminar Hasil Pemantauan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) Tahun 2013
Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Kamis-Sabtu, tanggal 10-12 Oktober 2013 di Hotel Grand Inna Muara, Padang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wad
Temu Kewasdakan Barantan
Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 19 Agustus 2013 di Bandung, Jawa Barat
Selengkapnya
 
 
Social Media
Facebook  Twitter  Youtube
 
Android Application

Prior Notice

e-laboratorium
 
Pemantauan